About Us
Contact
Privacy & Policy
  Home > News 
> BlogWalking



Berbagi cerita, pengalaman, kisah, tips mengenai hidup dan belajar di luar negeri


CATEGORY
Amerika Serikat (30)
Australia (179)
Belanda (26)
Inggris (103)
Jepang (525)
Jerman (71)
Korea (36)
Noerwegia (16)
Perancis (5)
Taiwan (31)
 
 
CONTRIBUTORS
Afiono Agung Prasetyo
Murni Ramli
Wijayanto Budi Santoso
Titis Wijayanto
Adhi
Syeilendra Pramuditya
Imelda
Sunuhadi
Fukuzumi
Arif Kurniawan
Anto Satriyo Nugroho
Dedi Eka Priyanto
Maman Firmansyah
Agung Prabowo
Sholihul Hadi
Dimas Angga Kusuma
Masboi
Rachmawati
and many more..

  Mar 23, 2009
Maret Merona
Taiwan | Wijayanto Budi Santoso
Jikalau Taiwan sedang berhias, maka bulan Maret ini lah waktunya mereka dengan gencarnya mempercantik diri. Namun bukan dengan polesan make-up atau pun kecantikan artifisial. Alam Taiwan dengan alaminya semakin berwarna dan merona menjelang musim semi dengan bunga-bunganya yang mulai berkembang, mekar. Sebut saja salah satunya, Azalea. Bunga yang menjadi lambang universitas paling bergengsi di Taiwan, bermekaran sepanjang tepi boulevard. Dan TaiDa (台大) tidak pernah ketinggalan menjadikan fenomena mekarnya mereka dengan menggelar acara setiap tahunnya, Azalea Festival. Di tempat lain, yaitu di Yang-Ming Shan (陽明山), salah satu tempat rekreasi keluarga yang lumayan dekat dengan Taipei, juga tidak ketinggalan mengadakan flower festival untuk menyambut Taipei yang sedang bersolek di musim semi ini. Lalu kalau mau sedikit singgah ke utara, yaitu di daerah Danshui (淡水), suasana sakura bisa ditemui di sekitar Tian-Yuan Gong... 
read more
Kata kunci:
  Mar 23, 2009
Nasib Mahasiswa Beasiswa di Negri Orang
Taiwan | Ireng Guntorojati
Tampaknya hari ini tepat 5 bulan sejak terakhir kali penulis meninggalkan jejak tulisan tanganny di blog ini. Waktu yang lama, kenapa blog ini ditelantarkan begitu lama? Bukan ditelantarkan, hanya saja memang begitu-begitu saja dinamika kehidupan di sini, jadi sedikit bosan.

Eniwey, setidaknya sekarang penulis mencoret sesuatu lagi di sini tepat setelah 6 bulan berada di Taiwan. Beberapa hari yang lalu, dunia pendidikan internasional dikejutkan oleh kasus penusukan seorang professor di Nanyang Technological University (NTU) Singapura oleh seorang mahasiswa Indonesia. David Hartanto Widjaja, mahasiswa asal SMU BPK penabur 1 jakarta tersebut pada akhirnya terjun dari lantai 4 dan tewas mengenaskan. 
read more
Kata kunci:
  Mar 21, 2009
Drizzling at Taiwan Lantern Festival
Taiwan | Wijayanto Budi Santoso
Seperti yang pernah dosen saya (waktu di ITB) tuliskan di blog Beliau mengenai balanced life, maka sebagai mahasiswa yang baik, tidak ada salahnya mengikuti apa yang Beliau sampaikan. Kita butuh keseimbangan antara pekerjaan dan hiburan. Apa yang disampaikan Pak Armein sangat bertolak belakang dengan pembimbing saya di sini, yang kalau muncul di list Yahoo Messenger, statusnya tidak pernah berubah. Selalu saja statusnya bertuliskan: Work Hard, Exercise Hard.

So, mengakhiri pekan ini, pergilah saya ke suatu tempat nun jauh di sana. Di sebuah kota yang pernah saya kunjungi satu setengah tahun yang lalu bersama teman-teman untuk melihat festival budaya. Dan sekembalinya dari sana, terjadilah sebuah tragedi, sepeda baru yang hilang. Bedanya, kemarin saya ke sana bertemankan kamera dan tripod. Dan yang akan... 

read more
Kata kunci:
  Jan 06, 2009
Minggu Terakhir Kuliah (Semoga…)
Taiwan | Wijayanto Budi Santoso

Akhirnya… sampailah di penghujung semester ini. Semester yang bisa dibilang cukup berat karena tugas2nya lumayan banyak dibandingkan semester kemarin (jelas aja, kemarin 2 mata kuliah, sekarang 3). Dan semester ini saya rasa cukup berkesan, dari 3 kuliah yang saya ambil, yang seharusnya semuanya berbahasa Inggris, namun tidak begitu adanya.

Satu kuliah malam totally berbahasa Mandarin. Secara sebagai seorang warga negara yang berbeda dari lingkungan sekitar, Profesor di kelas malam ini suka sesekali menyapa atau bertanya kepada saya. Macam2lah pertanyaannya. Dari mulai vocab bahasa Inggris, vocab bahasa Cina, atau materi yang sedang diterangkan. Jawaban saya cuma dua, mengangguk dan bilang “yes”, atau menggeleng dan bilang “no” atau “I don’t know”. Kebanyakan jawaban saya adalah yang kedua. Dan seperti yang saya bilang tadi, karena bahasanya full Chinese (sebenarnya ada sesi Inggrisnya, tapi cuma 15 menitan dan itu tidak menyangkut pelajaran, tapi isu2... 

read more
Kata kunci:
  Oct 06, 2008
30 hari mencari ........
Taiwan | Ireng Guntorojati
Hari ini tepat satu bulan penulis berada di kota ini, di negara ini, Taipei, Taiwan. Tiga puluh hari yang lalu tepatnya tanggal 6 September 2008 pukul 6.30 WIB, penulis bertolak dari Jakarta, dan tiba pada pukul 16.00 waktu Taipei. Kalau diingat-ingat lagi, selama beberapa hari sebelum hari itu, entah kenapa suasana hati ini jadi agak gundah gulana.

Berbagai macam pikiran dan perasaan campur aduk jadi satu, harapan, kekhawatiran, excitement, kekecewaan, penyesalan, dan mimpi. Selalu dihantui oleh bayangan2 tentang bakal kaya gimana hidup gw nanti, dan ketakutan apabila pilihan yang gw pilih ini ternyata salah. Tapi toh akhirnya kita harus menerima kalau masa depan itu pasti tidak pasti, dan satu-satunya cara untuk mengetahuinya adalah dengan menjalaninya. 
read more
Kata kunci:
  Sep 11, 2008
Vege Sejati dan peminum air
Taiwan | Nur Aini Rakhmawati

Tak kubayangkan sebelumnya…..

Di taipei sebenarnya makanan enak-enak, namun harganya 4x lipat makanan Indo.

Sebenarnya bukan masalah harga, dengan beasiswa yang didapat InsyaALlah cukup. Asal tidak berfoya-foya.

Yang masalah adalah B2 alias babi atau bahasa mandarinnya curou (豬肉 ). Hampir semua makan disini terkait curou. Sebenarnya ada pilihan ayam / jirou (雞肉) atau sapi /nirou (牛肉 )

Namun tidak berani….. karena takutnya tidak disembelih dengan nama Allah.

Belum lagi di asrama tidak boleh masak.

 
read more
Kata kunci:
  Aug 28, 2008
Smuggling
Taiwan | Wijayanto Budi Santoso

Senin kemarin, untuk ketiga kalinya saya naik penerbangan Jakarta-Taipei. Dan penerbangan terakhir ini saya kira adalah penerbangan yang mendebarkan. Bukan, bukan karena cuaca buruk yang mengganggu kendali pesawat yang bisa meresahkan penumpang. Melainkan perjalanan kali ini adalah perjalanan yang disertai aksi penyelundupan. Flash back ke bulan februari yang lalu, di saat seekor anjing berhasil dengan gemilangnya menggagalkan impian makan2 rendang enak anak2 Indonesia di dorm NTU.

Sampai di Taoyuan airport, berbagai peringatan untuk membuang produk2 olahan dari hewan dan tumbuhan sering banget ditemukan. Berbekal pengalaman buruk waktu itu, tercetuslah ide jenius untuk menyangkal si petugas itu jikalau dia pengen menyita barang2 terlarang (abon, paru, dendeng, dll) tersebut. Berikut ini percakapan yang diperkirakan sang penyelundup.

 
read more
Kata kunci:
  Jul 08, 2008
Back to My Beloved Country
Taiwan | Yuhana
Alhamdulillah setelah ujian oral defense tanggal 4 Juni 2008 lalu, dilanjutkan dengan wisuda tanggal 6 dan 7 Juni 2008 (di Taiwan lebih sakral ujian dari pada wisuda karena biasanya untuk S2 wisudanya bareng satu angkatan tidak peduli dah ujian oral atau belum) dan revisi serta menyelesaikan seluruh priosedur untuk bisa meninggalkan lab, NTU dan Taiwan, akhirnya saya bisa kembali pulang ke Indonesia tanggal 21 Juni 2008 dengan penerbangan EVA AIR Taipei - Surabaya.

Alhamdulillah setibanya di Surabaya saya sempat istirahat dan libur selama 2 minggu sebelum kembali beraktifitas di kampus tercinta. Pertama kembali ke Indonesia setelah 2 tahun lamanya saya kaget melihat banyaknya perubahan yang terjadi di Indonesia. Terutama harga-harga barang yang melonjak tajam. Ketika di Taiwan saya dah tahu bahwa harga barang-barang mengalami kenaikan tapi nggak nyangka kalau kenaikannya bener-bener drastis.

 
read more
Kata kunci:
  Jun 12, 2008
Halal lebih baik :D
Taiwan | Nur Aini Rakhmawati

Ntah lagi pengin nge-blog pengalaman 2 minggu yang lalu ke Hong Kong. Untuk kali ini, saya akan berbicara soal makanan. Mengapa ? Hong Kong memang berbeda dengan Taipei atau Taiwan pada umumnya. Keberadaan wanita dengan balutan busana muslimah lebih banyak kita jumpai di Hong Kong ketimbang di Taiwan. Kalau di Taipei bakalan sering kita melihat pandangan orang ke baju kita, namun di Hong Kong mereka sudah terbiasa. Mungkin karena disini penduduknya lebih multibangsa dan budaya daripada Taipei.

Well, let’s talk about halal food. Sebagai muslim, kita bisa memesan Moslem Meal atau sering disingkat MO di pesawat. Lebih aman dan tentunya lebih enak. Hi hi . Loh ? Iya donk, makanan penumpang sebelah saya yang bukan MO, hanya bihun, 3 udang dan 1 roti. Sedangkan makanan saya adalah kare ayam, nasi, puding dan buah-buahan.

Setiba di bandara hong Kong, kemudian naik Airport Express (mirip high speed rail taiwan) dan dijemput shuttle bus K6 di Kwoloon Station menuju YMCA... 

read more
Kata kunci:
  Mar 29, 2008
Belajar Sabar dengan Memasak
Taiwan | Wijayanto Budi Santoso

Mungkin salah satu sebab mengapa Yang Maha Kuasa menakdirkan laki-laki dan perempuan untuk hidup bersama dalam sebuah rumah tangga adalah karena si perempuan diyakini lebih sabar dari si laki-laki. Seperti api dan air, yang satu membara, yang lainnya menyejukkan. Dan mungkin, salah satu resep mengapa si perempuan lebih sabar adalah karena mereka, pada umumnya, telah ditraining dalam suatu ruangan bernama dapur. Pengalaman saya beberapa bulan ini membuahkan pemikiran demikian.

Mulai bosan dengan makanan-makanan yang ada di sekitar dorm dan rindu akan cita rasa nusantara memaksa saya untuk memasak sendiri meskipun minim jam terbang. Dengan adanya bumbu-bumbu instant, memasak memang menjadi lebih mudah. Sudah beberapa kali saya bereksperimen membuat nasi goreng, nasi kuning, kari dan gulai, semuanya berhasil dengan sukses. Sangat mudah, tinggal ikuti prosedur yang ada di kemasan tersebut dan dalam hitungan menit maka gambar pada kemasan bumbu tersebut akan... 

read more
Kata kunci:
  Feb 12, 2008
Bagaimana menulis Proposal Riset / essay untuk Apply Sekolah atau Beasiswa
Taiwan | Yuhana
Tulisan ini saya tuliskan berkaitan dengan beberapa pertanyaan dan komentar yang ditulis sehubungan dengan tulisan saya “Cara membuat paper“. Tulisan seperti ini sebenarnya sudah banyak ada di internet, namun mungkin beberapa kurang begitu perhatian karena kebanyakan tertulis dalam bahasa Inggris. Apa yang saya tuliskan ini sebagian adalah pengalaman saya sewaktu apply sekolah ke NTU, sebagian besar sama dengan apa yang saya dapatkan dalam mata kuliah technical english writing dan juga sebagian besar saya sadur dari salah satu tulisan orang lain dalam bahasa inggris di situs ini http://www.eastchance.com/howto/res_prop.asp yang memberi inspirasi saya sewaktu saya membuat essay atau proposal riset atau study plan, apalah namanya. Jika ingin melihat aslinya, silahkan untuk melihat langsung ke sumbernya.... 
read more
Kata kunci:
  Jan 30, 2008
Moslem meal (MOML)
Taiwan | Wijayanto Budi Santoso

Untuk Anda2 yang sering berpergian keluar negeri mungkin sudah banyak yang tau kode tersebut. (atau belum ya?) Karena saya juga baru tau belum lama, beberapa hari sebelum pulang ke Indonesia. MOML adalah kode untuk makanan/minuman halal ketika kita berpergian dengan airline. Airline2 yang besar biasanya memiliki fasilitas ini. Selain terhindar keragu-raguan, makan pun jadi lebih tenang dan nikmat. Jadi, untuk Anda2 yang muslim, pastikan Anda memesan moslem meal (MOML) ketika membeli tiket.


Kode MO (moslem) terdapat di setiap tutup makanan @ China Airlines
(Rice + chicken curry, Arabic salad, fruits, dessert, bread, drink)

 
read more
Kata kunci:
  Jan 23, 2008
Cara Membuat Paper
Taiwan | Yuhana
Paper yang saya maksudkan disini bukanlah bahasa inggris untuk kertas :P . Namun sebuah tulisan ilmiah yang seringkali erat kaitannya dengan dunia pendidikan atau penelitian. Bagi yang masih berkutat dengan dunia perkuliahan, seringkali kita mendapatkan tugas untuk membuat paper dari dosen kita. Atau mungkin bagi yang akan maju ujian tugas akhir, thesis atau disertasi, kita perlu membuat paper sebagai resume (atau bahkan bagi yang akan membuat proposal tugas akhir, bisa digunakan untuk menuangkan ide kita). Termasuk bagi peneliti atau dosen yang ingin melakukan publikasi juga dituntut untuk membuat paper. Lalu bagaimanakah cara membuat paper yang baik ?

Hm, membuat paper yang baik memang sulit, namun kita bisa mencobanya. Bongkar-bongkar dari materi kuliah Technical English Writing yang saya ambil semester lalu, ada beberapa hal yang ingin saya... 

read more
Kata kunci:
  Nov 02, 2007
Apa Untungnya Kuliah di Luar Negri
Taiwan | Yuhana
Sebenarnya bagaimana cara belajar waktu kita kuliah di negeri sendiri dengan di luar negeri sama saja. Bagaimanapun juga kita harus belajar dengan diri kita sendiri, melakukan eksplorasi sendiri dan juga memupuk kemampuan sendiri.

Kuliah yang diberikan oleh dosen adalah hanya sebagian kecil ilmu yang kita dapati, sebagian besar harus kita cari tahu dengan cara lain, membaca buku, browsing di internet, mencoba / praktek dan lain sebagainya. Tanpa melakukan hal itu pastilah kita hanya mendapatkan sedikit sekali dan segera lupa.

Lalu apa bedanya kuliah di luar negeri dengan di dalam negeri? Yang jelas ada sisi plus minusnya. Jika memilih di luar negeri maka kita harus siap meninggalkan keluarga, orang tua, keponakan, teman-teman dan sahabat2 kita alias harus siap hidup sendiri, kecuali yang membawa serta keluarganya. Bagaimana beradaptasi dengan lingkungan baru atau yang lebih dikenal dengan istilah “culture shock!” adalah... 

read more
Kata kunci:
  Oct 09, 2007
Nyamannya Jalan-jalan dengan Transportasi Umum
Taiwan | Yuhana
Transportasi umum di Taipei ada banyak pilihan. Dari bus kota, taksi, maupun MRT (kereta bawah tanah). Jujur, aku lebih suka naik MRT kalau jalan-jalan, karena selain tidak takut nyasar, juga nyaman.

Fasilitas umum di Taipei benar-benar dijaga dan memiliki servis yang bagus. Bukannya aku muji-muji negara lain, tapi memang faktanya begitu. Aku berharap jika ada pejabat yang baca blogku ini, siapa tahu Indonesia bisa mencontoh hal-hal baik yang dimiliki negara lain, seperti Taiwan ini. Cieeee…. mana ada pejabat mampir ke blogku, semoga deh :P.

Kemaren aku sempat cerita masalah sampah, nah yang ini cerita tentang di dalam MRT ah. Kenapa MRT nyaman, di dalam MRT suasanya aman dan bersih serta tidak ada orang yang merokok didalamnya. Orang tidak boleh makan atau minum bahkan mengunyah permen karet di dalam MRT atau di area stasiun. Jika ketahuan lagi-lagi akan... 

read more
Kata kunci:
  Oct 07, 2007
Dimana beli barang elektronik di Taipei
Taiwan | Yuhana
Info ini mungkin info yang tidak menarik. Tapi bagi temen2 Indonesia yang ingin beli barang elektronik semoga info ini bisa berharga. Setahu saya, pusat elektronik seperti komputer, tv dan lain-lain dapat ditemui di guanghua market ( 光華 ) . Harga elektronik disini lebih murah dibanding tempat lain karena ini memang pusatnya, tapi cobalah untuk menawar kalau membeli karena kadang kita bisa dapat harga lebih rendah dari yang ditawarkan.

Jika ingin beli kamera, ada pusat kamera di belakang NOVA. NOVA adalah pusat pertokoan di depan Taipei Main Station. Kalau dari Taipei main station keluar ke exit 5, kemudian jalan lurus dan nyebrang. Nah, sebenarnya di dalam NOVA juga ada. Bagi yang ingin membeli barang-barang elektronik silahkan jalan-jalan kesana.

Gambar paling atas adalah gambar Taipei Main Station dari luar.... 

read more
Kata kunci:
  Sep 17, 2007
Buka Puasa di Masjid Agung Taipei
Taiwan | Wijayanto Budi Santoso

Suasana bulan Ramadhan di Taipei mungkin tidak seberasa seperti waktu di Indonesia, maklum saja karena masih banyak dijumpai orang2 yang makan dan minum di depan umum, atau lebih tepatnya, di depan saya. Yeah, itung2 nambah godaan dan ujian, dan semoga yang berpuasa diberikan pahala yang lebih, Amin. Syukur kehadirat-Nya karena kebetulan dorm tempat saya tinggal cukup dekat dengan Masjid, namanya Taipei Grand Mosque, atau kalau dibahasaIndonesiakan menjadi Masjid Agung Taipei. (Saya lebih suka nama yang dalam bahasa Indonesia karena tidak suka dengan penyebutan mosque untuk masjid dalam bahasa Inggris yang terkesan mirip dengan mosquito alias lalat nyamuk.)

Bagi mahasiswa rantau seperti saya yang susah nyari makanan halal di negeri non-muslim, kata2 buka puasa gratis seperti menjadi oase di tengah hamparan padang pasir tandus yang hanya ditumbuhi... 

read more
Kata kunci:
  Apr 24, 2007
Kiri untuk yang cepat
Taiwan | Nur Aini Rakhmawati

Di LN mobil dan sepeda jalur kanan mungkin sudah biasa dan kalau kita ingin mendahului kita memakai jalur kiri. Sehingga kemudi mobil terletak di sebelah kiri. Bagaimana dengan orang apakah jalur kanan juga ?

Yup, di sini(Taiwan) orang sebaiknya juga pada jalur kanan baik di trotoar, tangga maupun tangga berjalan. Ketika menaiki tangga atau tangga berjalan maka jika seseorang berjalan lambat atau diam di tangga berjalan, maka dia harus di jalur kanan. Sedangkan untuk yang mendahului atau cepat maka akan berada samping kiri. Alhasil di tangga berjalan hanya ada satu baris pada sisi kanan dan bagian kiri kosong. Hal ini memberikan kesempatan bagi orang yang ingin cepat melewati bagian kiri. Terlihat tertib dan tidak berdesak-desakan :) 

read more
Kata kunci:
  Mar 25, 2007
Dimana tukang parkirnya ?
Taiwan | Nur Aini Rakhmawati

Dimana sebaiknya meletakkan sepeda motor atau sepeda ? Letakkan saja di tempat-tempat yang telah diberi tanda rambu parkir. Biasanya tempat parkir tersebut berada di trotoar. Meski diletakkan di trotoar masih cukup ruang untuk pejalan kaki berjalan.

Boleh meletakkan kendaraan dimana saja selama ada tanda boleh parkir, meskipun di depan sebuah toko yang kita tidak beli barangnya. Jadi ingat kalau di Indonesia ! (Dilarang parkir selain pembeli) Meskipun demikian jangan salah menempatkan kendaraan di sembarang tempat. Bisa-bisa sepeda anda sudah hilang diangkut. Kemudian anda harus pergi mencarinya sendiri diantara ratusan sepeda dan sepeda motor.

 
read more
Kata kunci:
  Feb 05, 2007
Sholat Atau Jadi Foto Model ?
Taiwan | Nur Aini Rakhmawati
Sejak liburan winter saya lebih suka menikmatinya dengan jalan-jalan pada hari Sabtu dan Minggu. Hari lain tetap seperti biasanya. Riset …riset dan riset :) . Jalan-jalan ini tidak sekedar melepas lelah, stress atau sekedar window shopping. Namun banyak hal pengalaman yang saya dapatkan dan uang pun banyak keluar bulan ini. (Inget In bentar lagi harus bayar asrama dan asuransi, keep your money pliss :( )

Minggu lalu saya dan teman-teman mengunjungi Pallace Museum. Perjalanan ini diprakarsai oleh guru bahasa mandarin saya, Fan Laoshi. Kita berangkat naik MRT kemudian bus. Lumayan sebagai pelajar kita mendapatkan potongan 50% untuk tiket masuk. Jadi kita dikenakan biaya 50NT (INT=Rp.280).

Kita diantar oleh seorang guide untuk berkeliling menyusuri museum. Museum... 

read more
Kata kunci:
  Feb 01, 2007
Beneran kamu sekamar dgn org Taiwan semua ?
Taiwan | Nur Aini Rakhmawati
Temen saya orang Indonesia datang berkunjung ke kamar saya. Dia terkejut”Lho, kamu sekamar dengan orang taiwan semua ?”

“Iya, memang kenapa ?”

“Aneh…”

“Aneh kenapa ?”

“bersih dan rapi”

“Lho ….??”

Saya jadi bingung.

“Biasanya orang taiwan tuh gak bersih kayak gini ! Lantainya terlalu bersih untuk orang taiwan.”

“Lha, emang tiap minggu saya pel”

“Oh pantas “

Di Taiwan saya tinggal berlima sekamar dengan orang Taiwan semua. Tepatnya di dorm 3 lantai 5 nomor 502. Bayangkan tinggal berlima !! Sumpek emang tapi ruangannya lumayan besar. Gambar diatas adalah pintu kamar saya dan disitu tertulis nama-nama orang yang tinggal di kamar 502.

Sebenarnya hidup dengan orang banyak sudah terbiasa bagi... 

read more
Kata kunci:
  Jan 08, 2007
Kuliahku
Taiwan | Yuhana

Bagaimana kuliah di taiwan yang memiliki bahasa ibu mandarin? Pertama kali waktu saya mendaftar yang terpikir dibenak saya adalah bahwa saya akan kuliah dalam bahasa Inggris karena program yang saya ambil adalah program internasional. Ternyata setelah tiba disini saya baru tahu kalau sebagian besar mata kuliah disampaikan dalam bahasa ibu alias bahasa mandarin.

Ck… pertama kali kaget juga dengernya bahkan sempat shock dan berpikir mau kembali ke Indonesia karena bisa dibilang saya nggak bisa bahasa mandarin meskipun sempat belajar mandarin sebulan sebelum berangkat. Setelah saya pikir-pikir lagi saya putuskan untuk bertahan dan berusaha karena saya yakin kalau kita bersungguh-sungguh Allah akan membantu kita.

Dari seluruh mata kuliah yang di tawarkan di semester satu ini hanya satu yang berbahasa inggris, lainnya disampaikan dalam bahasa mandarin, tapi jangan khawatir slidenya masih dalam bahasa inggris, cuman dosen menerangkan... 

read more
Kata kunci:
  Dec 16, 2006
Sholat Di Negara Mayoritas Non Muslim
Taiwan | Nur Aini Rakhmawati
Masih ingat cerita saya tentang waktu sholat di Taipei ? Sholat di negara yang mayoritas non muslim memang tidak mudah. Hal ini butuh perjuangan. Pernah saya mendengar sendiri dari para TKW dan TKI bagaimana sulitnya mereka sholat pada saat bekerja terutama mereka yang bekerja di pabrik yang memiliki jadwal istirahat yang ketat. Kadang mereka terpaksa menjamak sholat saat istirahat. Namun yang sulit jika sholat tersebut tidak bisa dijamak. Misalnya terkena shift malam sampai pagi sehingga hilanglah sholat subuh.

Kalau kita sebagai mahasiswa, yang sulit hanyalah terkena jadwal kuliah. Tidak seberat seperti para pekerja. Tergantung pandai–pandainya kita menyiasati waktu.

Nah, bagaimana kalau sedang bepergian ? padahal belum ada masjid. Sebagai tips selalu bawalah kompas dan koran atau buku. Jika waktu sholat sudah tiba dan perkiraan kita tidak mungkin sholat di tempat biasanya, segeralah... 

read more
Kata kunci:
  Nov 21, 2006
Melahirkan disini aja ah ….
Taiwan | Nur Aini Rakhmawati
Sebulan yang lalu saya dapat kabar dari seorang teman di surabaya kalau dia sudah melahirkan. Dia melahirkan di salah satu Rumah Sakit Termuka di Surabaya. Alhamdulillah bayinya perempuan dan sehat. Dia sempat mengeluh tentang biaya rumah sakit yang mahal padahal melahirkan secara normal namun biayanya mendekati biaya operasi caesar. :(

Bagaimana dengan biaya melahirkan di Taipei ?

Ternyata sangat murah sekali. Berdasarkan pengalaman teman saya yang melahirkan secara caesar disini menghabiskan 8000 NT (1NT= Rp. 280). Semua itu hanya biaya obat saja. Belum lagi pemeriksaan kandungan sebelum melahirkan juga gratis. Kok bisa murah ya ? Setiap penduduk disini mempunyai NHI (National Health Insurance) termasuk kita yang sebagai orang asing yang telah tinggal 6 bulan disini. Setiap bulan kita diwajibkan membayar 600 NT untuk NHI. Akibatnya jika... 

read more
Kata kunci:
  Nov 09, 2006
Mie Herbal, Mie Vege
Taiwan | Nur Aini Rakhmawati

Sudah lama saya tidak makan yang berkuah hangat-hangat sepeti bakso dan pangsit seperti di Indonesia. Kalaupun ada pun selama ini hanya bisa menelan air liur. Takut-takut kalau kuahnya ada babi atau daging ayam/sapi. Harga pangsit atau bakso disini 30NT (1NT= 280 rupiah) Kalau beli pangsit dan bakso disini akan ditempatkan pada mangkuk yang terbuat dari kertas dan ditutup plastik.

Musim dingin sudah mulai datang….namun masih 20 derajat. Ya seperti kota Malang tapi agak dingin dikit. Ingin sekali rasanya makan hangat-hangat.  Ketika itu saya pergi ke kantin vegetarian dan melihat orang membawa mangkuk kertas untuk tempat pangsit. Hmmm ternyata kantin vege jual pangsit. Selama ini saya tidak tahu karena menu yang tertulis memakai kanji. Pangsit yang dijual bermacam-macam, namun karena pelayan hanya tidak terlalu bisa berbahasa inggris jadi hanya tahu 2 macam yaitu Pangsit Seafood dan Pangsit Tahu. Saya bertanya apakah semua dari sayuran? Dia mengiyakan. Akhirnya... 

read more
Kata kunci:
  Oct 26, 2006
Lebaran Pertama Di Negeri Orang
Taiwan | Nur Aini Rakhmawati

Hari Senin ini tepat satu syawal, artinya umat muslim merayakah hari raya Idul Fitri.Baru pertama kali ini lebaran tidak bisa pulang ke Malang. Tidak terdengar suara takbiran, tidak bisa berkumpul dengan keluarga…..tidak terdengar suara petasan :P

Sepi… sepi saja :(

Setelah mendapat ijin dari professor untuk dapat terlambat masuk kuliah, saya berangkat ke masjid taipei. Sholat Ied disini dimulai jam 9 pagi. Lebih siang daripada di Indonesia.

Yang lebih mengherankan lagi pada rakaat kedua tidak ada takbir 5x, namun ruku 2 kali. Alhasil saya salah melakukan gerakan sholat. Setelah ruku’ pertama langsung... 

read more
Kata kunci:
  Oct 15, 2006
Apa kata professor
Taiwan | Nur Aini Rakhmawati

Pada blog sebelumnya ada pertanyaan tentang bagaimana perkuliahan dan laoratorium di sini.

Mengenai perkuliahan hampir sama dengan di Indonesia 1 SKS = 50 menit, namun proses perkuliahan berlangsung 2 jam 40 menit. Kok lebih lama 20 menit. Yup tiap 50 menit ada istirahat 10 menit di tengah perkuliahan. Waktu istirahat di tunjukkan oleh bel yang berdentang sangat keras sehingga seluruh universitas mendengar.

Bagaimana dengan laboratoriumnya ?

 
read more
Kata kunci:
  Oct 11, 2006
Mana Bayinya ?
Taiwan | Nur Aini Rakhmawati

Di taipei ada 2 buah Masjid, kita biasanya menyebutnya mesjid besar dan kecil.

Saya paling sering pergi ke mesjid besar meski lebih jauh dari mesjid kecil karena lebih tepat waktu untuk tarawih. Di mesjid kecil jam 20.00 baru mulai. sedangkan mesjid besar jam 19.00. Takut kemalaman :(

Ramadhan di taiwan masih terasa meskipun tidak semeriah di Tanah Air.

Alhamdulillah Lab dimana saya berada tidak seberapa ketat jadi kita bisa keluar sholat tarawih. Ada temen2 yang tidak bisa keluar Lab lebih dari 2 jam :(. Berbeda dengan di tanah air, kita mau seharian di lab atau sebentar terserah. Tapi disini tidak seperti itu :((. Bisa-bisa jam 12 malam baru pulang.

Untuk menuju ke mesjid ini bisa naik bus, MRT (kereta bawah tanah), jalan kaki (30 menit) atau naik sepeda(20 menit).

Jarak antara mesjid dan kampus seperti dari ITS ke... 

read more
Kata kunci:
  Oct 10, 2006
1 dollar NT untuk sebuah kresek :(
Taiwan | Nur Aini Rakhmawati

Jika anda ingin berbelanja ke sebuah supermarket atau swalayan di Taiwan, sediakanlah kresek atau kantong plastik atau tas. Di supermarket taiwan mereka tidak memberikan kresek, berapapun banyak dan berat barang yang anda beli :(.

 Jika anda meminta kresek, pasti kasir akan bilang “Give me 1 dollar please!”.

 
read more
Kata kunci:
  Oct 09, 2006
Kita kok jadi Alien ya ?
Taiwan | Nur Aini Rakhmawati

Alien biasanya istilah yang digunakan untuk mahluk luar angkasa.

Tapi benar lho, disini kita dianggap Alien.

Untuk bisa dapat ijin tinggal di Taiwan kita harus mengurus yang namanya ARC kepanjangannya adalah Alien Resident Certificate.

Untuk mengurus ARC bagi seorang pelajar atau mahasiswa harus membawa paspor dan bukti visa resident dari negara asal serta jangan lupa membawa kartu pelajar atau Mhs.  Jika tidak membawa kartu MHS kita hanya diberi ijin 1 bulan.  Kalau tidak bisa 1 th, nanti diperpanjang lagi. Untuk biaya pengurusan dikenakan untuk 1000NT.

 
read more
Kata kunci:
Pages [1][2] next
 
!***!